Ramadhan Kareem Tadarusan Bersama Di Mushollah Da'watul Hasanah 2024

 Ramadhan Kareem 1445H


Arti kata Ramadhan Kareem yaitu Ramadan itu pemurah. Sementara arti Ramadhan Mubarak adalah Ramadan yang diberkahi.

Ketika Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya mengenai hukum kalimat ‘Ramadan Kareem’ ia menjawab:

“Hukumnya adalah bawah kalimat ini “Ramadan Kareem” (terjemahnya: Ramadan itu pemurah) adalah tidak benar.

Yang benar adalah “Ramadan Mubarak” (Ramadan yang diberkahi) atau yang semisal, karena bukan Ramadan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini.” [Majmu’ Fatawa Syaikh Al-‘Ustaimin 20/254)

Oleh karena itu hendaknya kita mengikuti nash yang menyebut Ramadan dengan sebutan “Ramadan Mubarak” sebagaimana dalam hadis berikut:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadan, BULAN MUBARAK (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad, shahih).


Ramadan adalah bulan suci dalam agama Islam yang dijadikan sebagai momen untuk berpuasa dan meningkatkan ibadah kepada Allah swt. Di bulan Ramadan, ada sebuah ungkapan yang seringkali digunakan oleh umat Muslim, yaitu "Ramadan Kareem". Namun, apa sebenarnya makna dari ungkapan tersebut?

Kata "Ramadan" berasal dari kata Arab "Ramada", yang artinya adalah panas yang sangat menyengat. Hal ini terkait dengan kondisi cuaca di wilayah Arab pada saat bulan Ramadan tiba, di mana suhu udara sangat tinggi dan memerlukan kekuatan dan kesabaran untuk berpuasa.

Sementara itu, "Kareem" dalam bahasa Arab berarti murah hati, dermawan, dan penuh kebaikan.

Jadi, Ramadhan Kareem secara harfiah berarti "Ramadan yang penuh dengan kemurahan hati". Ungkapan ini merupakan sebuah doa dan harapan bagi umat Muslim untuk mendapatkan rahmat dan kemurahan hati Allah swt. di bulan Ramadan, serta memperoleh kebaikan dan keberkahan dari Allah swt. selama menjalankan ibadah puasa dan amal kebaikan lainnya di bulan suci tersebut.

Ramadhan Kareem juga dapat diartikan sebagai sebuah undangan untuk berbuat kebaikan kepada sesama, karena di bulan Ramadan ini umat Muslim diajak untuk meningkatkan ibadah dan kebaikan, serta berbagi dengan orang-orang yang membutuhkan. Hal ini sejalan dengan makna dari kata Kareem yang berarti murah hati dan dermawan.

Selain itu, di dalam Al-Quran terdapat ayat yang mengatakan "Shahru Ramadhan al-ladzi unzila fih al-Qur'an, hudan lil-nas wa bayyinatin min al-hudaa wa al-furqaan", yang artinya adalah "Bulan Ramadan adalah bulan di mana diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pemisahan antara yang hak dan yang batil".

Ayat ini menjelaskan bahwa bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan dan kemurahan hati Allah swt., di mana umat Muslim diberikan kesempatan untuk meningkatkan ibadah dan mendapatkan petunjuk yang benar dalam hidup mereka.


Dalam Islam, berpuasa di bulan Ramadan memiliki banyak keutamaan dan manfaat, di antaranya:

1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Allah swt.

2. Membersihkan jiwa dan tubuh dari dosa-dosa.

3. Menjaga kesehatan tubuh dengan cara menata pola makan dan istirahat.

4. Meningkatkan rasa empati dan solidaritas sosial dengan orang yang kurang mampu.

5. Meningkatkan hubungan dengan Allah swt. melalui amalan-amalan kebaikan seperti

6. Sedekah, shalat tarawih, dan membaca Al-Quran.

Dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, hendaknya kita selalu berdoa dan memohon kemurahan hati serta keberkahan Allah.


Bagaimana penulisan yang benar, Ramadhan Kareem atau Karim? 

Banyak yang masih merasa bingung atas penulisan yang benar antara Ramadhan Kareem dan Karim. Sebenarnya, tidak ada yang salah dalam penulisan di antara dua kata tersebut. Yang membedakan di keduanya hanyalah pada bahasa yang digunakan.

Ramadhan Kareem merupakan kalimat latin yang tertulis dari bahasa Arab asli. Sedangkan Karim, merupakan kata serapan dari Kareem, sebuah kata dalam bahasa Arab, yang sudah dibakukan oleh KBBI.

Walaupun mengalami perubahan penggunaan huruf dalam kata serapan Karim, hal ini tidak mengubah artinya. Keduanya masih memiliki arti yang sama. Ramadhan Karim juga berarti sebagai Ramadhan yang Murah Hati.


Contoh Kegiatan di Bulan Ramadhan Kareem 1445 Hijriah

Foto dan Video Tadarusan bersama di Mushollah Da'watul Hasanah









Komentar